Hunting Photo di Objek Wisata Rumah Pohon Kabupaten Kuningan Jawa Barat

Halooo para Traveller..
Ada yang sudah pernah berkunjung ke Kuningan, Jawa Barat? Salah satu kota yang sejuk dengan sejuta pemandangan indah yang tak asing lagi bagi para pendaki gunung Ciremai. Kalau ngomongin Kuningan pasti ingetnya tape ketan item atau tape ember yang terkenal banget. Hahaha..Bangga banget sama kampung halaman saya ini karena lingkungannya masih asri dan dikelilingi sama orang sunda yang ramah-ramah. Termasuk yang nulis ini juga orang sunda yang ramah wkwkwk *muji diri sendiri.


Beberapa minggu yang lalu saya sempat pulang kampung ke Kuningan, Jawa Barat. Akhirnya menunggu hari libur yang tepat pada hari Jum'at itu sangat langka dan akhirnya kesampean juga bisa pulang ke kampung. Paling seneng ketemu anak-anak yang seru dan suka diajak hunting ke tempat wisata yang bikin kita refleksi mata karena bisa melihat indahnya suasana di Desa pegunungan. Kampung saya ada di Desa Kertawinangun yang terletak di daerah Kabupaten Kuningan. Sangat beruntung menjadi warga desa ini karena banyak sekali wisatawan lokal maupun mancanegara yang berwisata atau homestay di desa saya ini. Disini ada beberapa lokasi atau objek wisata bagi pecinta alam yang patut kalian kunjungi, salah satunya objek wisata alam yang baru saja dibuka tahun lalu ini namanya Rumah Pohon Trijaya. Rumah pohon ini terletak di Desa Trijaya yang berada tidak jauh dari desa saya. Di Ujung desa kamu akan melihat hamparan tanah lapang yang dikelilingi dengan hutan pinus dan tepat diseblah kirinya ada pemandangan gunung Ciremai yang terlihat sangat jelas. 

Jarak dari rumah hingga ke rumah pohon bisa di tempuh dengan kendaraan pribadi baik mobil atau motor hanya 15 menit saja. Tidak sedikit para pendaki gunung Ciremai yang mengambil start mendaki dari Desa Trijaya. Selain itu, banyak wisatawan asing yang rela berjalan kaki meskipun jalan tanjakan yang sedikit curam harus ditempuh hingga ke lokasi ini. Kondisi jalan menuju lokasi wisata tidak perlu dikhawatirkan karena pemerintah Kuningan sudah mengaspal seluruh jalan dan meningkatkan fasilitas desa. Meskipun saya anak rantau tapi saya ngerasain perubahan drastis di Kampung saya yang kini desanya jadi makin rapih dan bersih. Warga kampung selalu rajin menyapu jalan depan halaman rumahnya setiap pagi. Bener-bener ngangenin deh..

Tiket masuk menuju rumah pohon ini sangat murah hanya Rp. 5.000 untuk dewasa dan Rp.3.000 untuk anak-anak. Bagi Fotografer pasti gak nahan pengen kesini karena disini banyak banget spot untuk take photo, baik landscape photography, street photography, maupun abstract photography yang baru saya rasakan semenjak datang kesini. Baca juga ulasannya disini ya.
Namanya aja rumah pohon pasti ada banyak pohon pinus yang dijadikan rumah pohon yang seperti ada di film-film barat tuh. Selain itu, ada ayunan, tenda-tenda, dan meja-meja dari batang pohon pinus yang kece abis. Taman dan rumput disekitarnya juga dibuat unik dengan bentuk LOVE dan gak heran disini banyak pasangan-pasangan muda yang berkunjung disini. Hihiihii awas jangan mesum loh..
Saya gak nahan buat shoot photo anak-anak yang selalu eksis ini. Saya mengambil potrait photo dengan objek ponakan saya dengan background hutan pinus yang keren banget. Saya menerapkan menu mode "P" pada kamera saya dan saya dapatkan foto yang saya inginkan dengan white balance yang menurut saya cocok. Selain itu, saya juga menerapkan mode kreatif karena cuaca saat itu agak mendung dan menonjolkan teksture batang pohon pinus pada photo, seperti foto di bawah ini:

memilih angle foto dari bawah

potrait photo




mode kreatif


Saya juga mencoba memotret bunga di taman sekitar hutan pinus dengan mode close-up. Mungkin saya harus belajar mengambil angle yang bagus misalnya dari samping atau dari bawah. Memotret bunga dengan mode close-up membuat background dibelakangnya menjadi blur sehingga detail bunga menjadi lebih menonjol. Karena disini hutan pinus jadi jarang sekali ada bunga yang tumbuh disini. Sebenarnya waktu itu saya foto beberapa bunga pinus yang berjatuhan tapi sayang karena cuaca mendung jadi fotonya banyak yang kurang memuaskan.



Saya menunggu waktu  hujan karena saya pikir disaat itulah objek yang ingin kita foto seperti halnya bunga akan lebih cantik ketika ditetesi air hujan lebih terkesan natural. Namun, sayang hujan ketika ditunggu-tunggu malah gak turun hahaha. Jadi, kami putuskan untuk pulang sebelum jam makan siang. Rumah Pohon ini buka hingga jam 4 sore dan bagi kamu yang datang dari kota yang jauh, kamu bisa homestay di warga desa setempat. Saya yakin kamu sebagai wisatawan akan diterima dengan baik. Bagi kamu yang pergi dengan membawa kendaraan pribadi, siapkan bahan bakar kendaraan kamu dalam kondisi full karena pom bensin disini lumayan jauh. 

Next time saya akan berbagi lagi info seputar photography. See u ^_^

23 komentar:

  1. Masih hits nih tempat wisata konsep rumah pohon..
    Anak2 pasti seneng diajak kesana. Deket lg dari rumah ya mbak cm 15 menit

    BalasHapus
    Balasan
    1. nyari yang dekat dan murah mba'e

      Hapus
  2. wah sudah lama kau ga pernah ke KUningan, padahal nenek aku asalnya dari sana. Salam kenal ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kuningannya di daerah mana mba? satu kampung donk hehe salam kenal jg ^_^

      Hapus
  3. Cakep pemandangannya nih. Dah lama ga kekuningan.

    BalasHapus
  4. Idaman banget kayaknya bisa berlibur ke sana.. Kayak di film2 luar negri :D. BTW setelah membaca tulisan ini aku jadi dapet ilmu tentang photography.. Makasi mba sharing ilmunya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ajak donk sesekali ke tanggerang hehehe. jalan2 kuliner ke tanggerang hehe

      Hapus
  5. Tempatnya bagus dan asri lagi. Memang seharusnya warga kampung itu sendiri yang harus mengexplore daerahnya...:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya aja baru tahu baru-baru ini padahal tempatnya deket bgt mba. hahaha

      Hapus
  6. NNN-NANIIII??? Tiket masuknya goceng? Murah banget, Dar! Huhu pengeen ke sana jadinya :D tempatnya bagus banget ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. hontou da yooo...meccha yasui!
      hahaha yok ke kampung saya nanti ta' ajakin kesini

      Hapus
  7. modelnya dede dede emesh.. wkwkwk

    dari dulu pengen punya rumah yang punya pohon pinus gede2.. trus bikin kayak rumah pohon.... tapi blm pernah kesampean

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwk keren ya kalo halaman rumahnya ada rumah pohon..

      Hapus
  8. Aku juga paling sering jadiin anak2 mereka model foto emaknya mba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwkwk abis gak ada model lain mba haha

      Hapus
  9. Pengen banget neh punya rumah pohon, jadi bibi narsis. Bisa foto foto disini juga jadi pengalaman yang menyenangkan

    BalasHapus
  10. Nah ini tempatnya pas banget buat bersantai, btw tape ember itu seperti apa ya mbak?

    BalasHapus
  11. Sekarang hutan pinus banyak dijadikan lokasi wisata. Anak-anakku paling suka dengan rumah pohon.

    BalasHapus
  12. Haaa... murah banget tiket masuknya. Ada angkutan umum yang menuju ke sana nggak mbak?

    BalasHapus
  13. waktu ke Kuningan ga sempat ke tempat2 wisatanya mba ini kece banget viewnya :)

    BalasHapus
  14. Pengen naik ke rumah pohooon.. biar kaya ituloh.. di film HEART. Hahaha...

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.