Menyusuri Pasar Gede Harjonagoro, Pasar Legendaris dan Terbesar Solo

15.21
Beberapa minggu ini saya sering membaca travel blog nih, guys. Saya selalu takjub dengan destinasi-destinasi yang mereka kunjungi dan menceritakan tempat wisata yang diantaranya belum saya ketahui. Kebetulan, saya berkunjung ke suatu blog yang menceritakan objek wisata di Solo. BTW, udah pada ke Solo belum, nih? Setelah mencari objek wisata dan tempat yang harus dikunjungi kalau ke Solo, akhirnya saya menemukan satu tempat yang menarik perhatian saya, yaitu PASAR GEDE HARJONAGORO. Salah satu pasar yang terbesar di Solo ini ternyata sudah berdiri dari tahun 1923 pada masa Paku Buwono X dan merupakan pasar tradisional tertua di Solo. Pasar yang lokasinya tidak jauh dari Keraton Kasunanan Surakarta ini memiliki gaya bangunan zamn dulu dengan perpaduan arsitektur Jawa dan Belanda. Terlihat bangunannya seperti benteng-benteng yang lebar dan sembilan jendela besar di atasnya yang saat ini digunakan sebagai ruangan pengelola pasar.


Semakin tertarik untuk berkunjung ke Pasar ini, saya juga memulai plan untuk traveling dengan membuat rincian akomodasi terutama tiket pesawat nih, guys. Berdasarkan pengalaman blogwalking dan artikel-artikel seputar tiket pesawat yang saya baca, saya sudah tidak ragu lagi untuk memesan tiket LION AIR melalui situs Airy atau applikasinya guys. Sekarang jangan jadi orang susah, semuanya serba klik, cepat, dan mudah. Bagi yang mau travelling juga, yuk cari tiket pesawat online lewat Airy App. 

Cara Pemesanan Tiket Lion Air
  • Kunjungi situs Airy atau buka Airy App.
  • Isi detail penerbangan pada kotak pencarian di atas.
  • Pilih dan pesan penerbangan yang paling sesuai untuk Anda.
  • Isi data pemesan dan penumpang.
  • Lakukan pembayaran melalui metode yang sudah Anda pilih (pembayaran tiket pesawat dapat dilakukan melalui transfer bank (ATM/SMS Banking/ebanking/teller bank), kartu kredit, dan gerai Indomaret.
  • Dapatkan e-tiket Anda melalui menu pesanan saya atau email Anda.


Kenapa sih harus pilih Lion Air? 
Lion Air adalah salah satu maskapai penerbangan di Indonesia yang selalu memberikan harga tiket yang sangat terjangkau mulai dari kelas ekonomi maupun bisnis sehingga banyak diminati oleh masyarakat yang ingin melakukan travelling dengan dana terbatas. Lion Air juga pernah mendapatkan penghargaan dari Skytrax World Airline Award untuk kategori Best Low-cost Airline Cabin yang melayani 183 rute penerbangan domestik dan mancanegara. Sejak berdirinya Lion Air pada 15 November 1999 mulai beroperasi untuk pertama kalinya pada tanggal 30 Juni 2000. Kakak beradik Kusnan dan Rusi Kirana lah yang mendirikan maskapai low-cost fare ini dan merupakan orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forbes 2015.
Lion Air memiliki slogan “We Make People Fly” dengan mewujudkan penerbangan murah tidak hanya untuk dalam negeri saja, perjalanan murah ke berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Tiongkok, dan Arab Saudi pun bisa dilayani. Lion Air pernah menjadi anggota dari Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional, namun karena mendapatkan hambatan sehingga mengambil langkah lain dengan mengadakan workshop guna sebagai pengaplikasikan prosedur Kinerja Navigasi Berpemandu (KNB). Selama 16 tahun melayani penerbangan murah di Indonesia, Lion Air terus berusaha meningkatkan mutu dengan terus menambah armada yang saat ini ada 112 pesawat yang beroperasi dan 293 lainnya masih dalam tahap pemesanan.

Prestasi Lion Air
Lion Air meskipun terkenal dengan low-cost carriernya, pelayanan yang terus ditingkatkan membuatnya meraih beberapa prestasi dan penghargaan, diantaranya:
  • Pelopor Penerbangan Murah oleh Walikota Makassar.
  • Padma Award tahun 2005 dari Menteri Sosial Indonesia sebagai Penerbangan yang kerap melakukan aktivitas sosial di dalam negeri.
  • Traveller Award pada tahun 2009
  • Penghargaan dari Kepolisian Republik Indonesia karena terlah memberikan kontribusi yang besar dalam menghubungkan transportasi antar pulau pada HUT Bhayangkara ke-64 tahun 2010.
  • Most Favourite Airlines dan Best Domestic Fare pada Angkasa Award 2009
  • Maskapai dengan Pertumbuhan Penumpang Terbanyak dari The Civil Aviation Authority of Singapore
  • TOP Brand tahun 2004-2008
  • Best Marketing Driving dar Marketing Award 2009

Kelas Penerbangan dan Makanan


1. Kelas Ekonomi
Meski memiliki jumlah penumpang yang banyak untuk satu kali penerbangan, ruangannya tetap didesain dengan nyaman sehingga penumpang bisa beristirahat nyaman dan tenang. Kabin kelas ekonomi tidak dilengkapi televisi atau media lainnya, penumpang hanya disediakan tempat duduk lengkap dengan sabuk pengamannya. Walaupun begitu, Lion Air memberikan bonus bagasi gratis kepada setiap penumpang sekitar 15 kg untuk perjalanan dalam negeri dan 20 kg untuk perjalanan luar negeri. Zona kursi di kelas ekonomi ini ada tiga dengan dua jalan berada di tengahnya. Saat melakukan pembelian tiket, penumpang bisa memilih untuk duduk di dekat jendela atau berada di tengah. Selain itu, penumpang yang ingin mendapatkan makanan bisa memesan di dalam pesawat yang dijual secara terpisah.

2. Kelas Bisnis
Kelas bisnis adalah salah satu kelas yang memberikan pelayanan yang memanjakan penumpang yang ingin mendapatkan kenyamanan lebih. Karena kenyamanan penumpang jadi prioritas utama, kabin pesawat kelas ini tidak memiliki penumpang yang terlalu banyak sehingga penumpang akan mendapatkan kursi kabin yang lebih lebar dan bahan kursi yang lebih empuk. Selain tempat duduk yang nyaman, penumpang juga mendapatkan bagasi yang jauh lebih besar kira-kira 35 kg untuk satu orang penumpang. Jika melebihi itu, penumpang akan dikenai biaya lagi. Sama seperti kelas ekonomi yang tidak dilengkapi hiburan seperti televisi, namun penumpang disediakan suguhan majalah yang diselipkan di depan kursi. Kelebihan lainnya penumpang mendapatkan makanan dan minuman selama penerbangan, berupa nasi atau snack tergantung dengan lama perjalanan. Jika perjalanannya lebih dari 2 jam, penumpang bisa mendapatkan paket nasi lengkap dengan minuman dan makanan manis lainnya. Selain mendapatkan makanan, penumpang juga disediakan aneka makanan premium yang bisa di beli dalam pesawat serasa berada di dalam restoran yang berkelas.

Program Khusus Lion Air

1. Lion Air Passport
Berupa kartu yang dikeluarkan oleh Lion Air untuk penumpang loyal. Siapa saja bisa langsung mendapatkan keanggotaan dengan hanya melakukan penerbangan dengan Lion Air minimal sekali. Selain itu, penumpang bisa mengumpulkan poin atau jarak selama melakukan penerbangan baik sekali jalan atau pulang-pergi. Poin yang dikumpulkan bisa ditukarkan dengan hadiah pada periode tertentu dan pemegang kartu juga bisa mendapatkan akses ke ruang tunggu eksklusif dengan fasilitas yang lebih banyak. Sebelum mendapatkan kartu, penumpang harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Pendaftaran untuk mendapatkan kartu cukup mudah cukup menyerahkan 3 boarding pass dan usianya sudah di atas 17 tahun.

2. Lion King Lounge
Penumpang yang memiliki Lion Air Passport bisa mendapatkan akses ke Lion King Lounge, yaitu ruang tunggu premium yang memiliki fasilitas yang sangat lengkap, seperti: televisi, majalah, koran, hingga akses internet gratis. Fasilitas Lion King Lounge hanya ada di Terminal 1A Bandara Internasional Soekarno-Hatta dimana penumpang yang menunggu pesawat bisa langsung menikmati ruangan bebas asap rokok sambil menyantap hidangan istimewa yang disajikan. Restoran di sini menyediakan makanan lengkap yang berkelas internasional.

3. Asuransi Penerbangan
Meski pesawat memudahkan penumpang untuk berpergian ke tempat lain, tetap saja menaiki pesawat masih beresiko tinggi. Oleh karena itu, Lion Air bekerja sama dengan PT Asuransi Simas Net untuk menyediakan asuransi penerbangan bagi penumpang yang menggunakan maskapai Lion Air. Asuransi ini berlaku untuk penumpang berusia kurang dari 75 tahun dan berangkat dari wilayah Indonesia bukan dari luar negeri. Terdapat dua jenis layanan asuransi Lion Air, yaitu asuransi untuk round trip atau pulang pergi yang berangkat dari Indonesia dan asuransi penerbangan sekali jalan saja dimana penumpang bisa mengambil asuransi jika melakukan pemberangkatan . Jika pemberangkatan dari bandara yang ada di Indonesia. Untuk asuransi penerbangan sekali jalan, asuransi secara otomatis akan aktif setelah check-in di Bandara Indonesia dan periode asuransi akan berakhir setelah penumpang sampai di bandara tujuan. Sedangkan untuk Asuransi pulang pergi, asuransi akan aktif setelah check-in hingga kembali ke lokasa awal. Tapi, jika perjalananya melebihi 31 hari maka asuransi secara otomatis dibatalkan. Asuransi satu kali jalan ini mencakup kejadian yang tidak terduga seperti kecelakaan pesawat dengan tanggungan biaya maksimal Rp500juta. Sedangkan Asuransi pulang pergi tanggungan biaya sebesar Rp350juta. Kalau maskapai delay atau penerbangan tertunda, penumpang akan mendapatkan ganti rugi hingga Rp500.000 untuk 5 jam.

Jika bagasi sampai mengalami kerusakan parah, pihak asuransi (untuk jenis penerbangan sekali jalan) akan menggantinya dengan biaya mencapai Rp1 juta per-benda dan maksimal Rp4 juta pergantian. Sedangkan penerbangan pulang pergi akan diganti dengan nominal sama per-bendanya dengan maksimal penggantian hingga Rp6,5 juta. Khusus untuk asuransi pulang pergi, asuransi mencakup semua kebutuhan seperti seperti bantuan saat keadaan darurat, hilangnya dokumen, gangguan fungsi tubuh, dan aksi kriminal.

Armada Pesawat Lion Air
Pesawat dengan lorong tunggal untuk penerbangan kelas ekonomi berisi lebih banyak kursi untuk penerbangan dalam dan luar negeri sehingga bisa membawa penumpang lebih banyak dan murah. Berbeda dengan penerbangan kelas bisnis komersial dengan lorong ganda supaya memberikan kenyamanan saat bergerak. Pesawat yang digunakan oleh Lion Air saat ini adalah Boeing 737-900ER, Boeing 737-800NG, Boeing 747-400, dan pesawat Airbus A330-300. Penggantian pesawat lama dengan Boeing 737-900ER dilakukan untuk efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi karbon hingga 4% di udara. Selain itu, kemampuan terbangnya lebih unggul terutama untuk pesawat yang bisa diisi hingga 214 penumpang. Pesawat ini terbang pada ketinggian 750 km hingga 5.925 km dan Air Asia adalah maskapai yang pertama menggunakan pesawat jenis ini di kawasan Asia. Saat ini sudah ada 71 pesawat Boeing 737-900ER dan akan terus ditambah lagi sebanyak 35 unit. Armada jenis baru Boeing 737-800NG yang mampu memuat 189 penumpang juga mulai digunakan sejak tahun 2012 yang sekarang jumlahnya sudah mencapai 32 unit. Pesawat jenis ini mampu melakukan penerbangan nonstop dengan tarif yang terjangkau. Untuk meningkatkan layanan dan mengankut lebih banyak penumpang dengan tarif terjangkau, Lion air terus memesan banyak pesawat baru dengan jenis Boeing 737-800 sebanyak 7 unit, jenis Boeing 737-900ER sebanyak 35 unit, Boeing 737 MAX 8 dan 9 sebanyak 193 unit, dan Boeing 737 MAX 10 sebanyak 50 unit. Sekitar 112 armada sudah dioperasikan untuk melayani perjalanan ke 183 rute yang rencananya Lion Air ini akan memperluas armadanya hingga mencapai lebih dari 400 pesawat. Terminal Lion Air cukup banyakdan tersebar di Indonesia dan beberapa negara seperti Australia, Hong Kong, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, Bangladesh, Nepal, dan Arab Saudi. Penerbangan dari Sabang sampai merauke dilayani di 101 terminal airline sehingga membuat kita tak perlu ragu lagi jalan-jalan ke luar negeri dengan dana minim..

Kru Pesawat
Keunikan Kru pesawat atau aircrew dari Lion Air terletak pada seragam pramugari berupa potongan atasan dan bawahan yang memiliki corak batik khas budaya Indonesia dan berwarna merah tua dengan garis biru.sangat unimemiliki keunikan sendiri dibandingkan dengan maskapai lain. Baju yang digunakan oleh pramugari dominan warna merah tua dengan garis biru. Sedangkan Pramuraganya berupa kemeja yang terdapat dua kantong di dada dan dasi yang memiliki corak dan warna yang sama dengan pramugari. Bagian bawahannya sederhana yaitu celana kain berwana hitam. Bagi kru lain seperti pilot dan co-pilot menggunakan seragam standar berupa hem putih, dasi hitam atawarna airline, jas dengan simbol airline, dan topi dinas.

Kebijakan Lion Air
Kebijakan dan peraturan Lion Air yang harus dipatuhi penumpang, diantaranya:

1. Kebijakan Bagasi
Kebijakan bagasi dari Lion Air berlaku untuk semua jenis penerbangan. Penumpang harus mematuhi aturan dan tidak membawa barang terlalu banyak. Untuk kelas ekonomi mendapakan kapasitas bagasi maksimal 7 kg dengan dimensi atau ukuran dari benda harus 40x20x30 cm. Jika lebih barang harus dimasukkan ke bagasi utama dan tidak boleh dibawa ke dalam kabin. Jika penerbangan internasional terdapat bagasi tambahan atau yang terdaftar maksimal 20 kg dan 15 kg untuk penerbangan domestik. Sama dengan kelas ekonomi, kapasitas bagasi kabin untuk kelas bisnis maksimal 7 kg dengan ukuran benda harus 40x20x30 cm. Bagi perjalanan dalam negeri, bagasi yang terdaftar untuk setiap penumpang hanya boleh membawa benda dengan berat maksimal 20 kg dan 35 kg untuk perjalanan luar negeri.

2. Kebijakan Penumpang
Lion Air memberikan beberapa kebijakan kepada penumpang yang beresiko khusus sebelum melakukan penerbangan, diantaranya:
  • Bayi yang berusia kurang dari 2 tahun tidak bisa melakukan penerbangan kecuali adanya surat keterangan bisa terbang dari dokter dengan syarat bayi harus berusia minimal 3 hari. Surat dokter tersebut harus diurus 3 hari sebelum keberangkatan. Check-in bisa dilakukan secara langsung oleh orang tua di Bandara. Jika bayi tidak memiliki tempat duduk sendiri, maka fasilitas bagasi tidak diberikan. Meskipun begitu, keranjang makanan atau gendong masih bisa dibawa tanpa dibebani biaya tambahan. Bayi akan dikenakan tarif lebih murah dan berbeda-beda di setiap rute yang diambil.
  • Bagi anak usia kurang dari 12 tahun tidak bisa melakukan penerbangan tanpa didampingi oleh orang tua. Harga tiket anak sama dengan harga tiket dewasa, anak akan mendapatkan tempat duduk sendiri dan bagasi. Ketika check-in, anak harus didampingi oleh orang tua dan meberi info kepada kru pesawat untuk melakukan pendampingan.
  • Bagi wanita hamil, sebelum melakukan penerbangan, harus membawa surat keterangan dari dokter tentang diizinkan atau tidaknya untuk terbang. Surat ini dibawa saat proses check-in langsung di Bandara. Usia kehamilan 28-35 minggu wajib untuk mengisi formulis Form of Indemnity (FOI) untuk persyaratan terbang.
  • Bagi penumpang disabilitas wajib menginformasikan kondisinya saat pemesanan tiket dan disarankan untuk didampingi agar tidak mengalami masalah saat penerbangan. Sebagai pertimbangan keselamatan, penumpang bisa ditolak oleh maskapai jika tidak ada pendamping. Kursi roda atau alat bantu lain masih bisa digunakan asalkan memenuhi standar keamanan yang ditentukan.

3. Kebijakan Check-in
Kebijakan check-in diberikan oleh Lion Air kepada semua penumpang dan bisa dilakukan secara online atau datang langsung ke Bandara. Waktu check-in untuk penerbangan domestik idealnya 1 jam sebelum keberangkatan dan maksimal 30 menit sebelum berangkat. Sedangkan waktu check-in untuk penerbangan tujuan luar negeri disarankan untuk datang 1,5 jam sebelum keberangkatan atau maksimal 45 menit sebelum pesawat lepas landas. Jika penumpang mengalami hambatan dan tidak bisa check-in sesuai jadwal, penumpang bisa melakukan check-in secara online dengan mengunjungi situs web Lion Air. Setelah memasukkan kode booking dan detail pemesanan dilengkapi, penumpang bisa menyimpan dan mencetak boarding pass.

4. Kebijakan Refund
Kebijakan ini berlaku untuk seluruh kelas penerbangan Lion Air dengan beberapa alasan, seperti pemesanan ganda, gangguan kesehatan, kehamilan, hingga pergantian jadwal. Kebijakan refund tidak berlaku untuk tiket promo dengan tujuan perjalanan ke luar negeri. Proses refund hanya berlaku maksimal 3 bulan sebelum tanggal keberangkatan. Proses refund tercepat bisa dilakukan jika refund dilakukan melalui portal Lion Air. Jika melakukan refund melaui cal center baru bisa menerima uang maksimal 2 bulan.

5. Kebijakan Reschedule
Penumpang bisa mengubah jadwal keberangkatan selama tiket yang dibeli memiliki fitur pengubahan jadwal. Pengubahan jadwal biasanya memiliki selisih harga. Penumpang bisa membayar selisih dana itu untuk mendapatkan tiket yang baru. Batas mengganti jadwal keberangkatan maksimal 30 jam sebelum jam keberangkatan.

Setiap peningkatan dalam pelayanannya, Lion Air juga memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melakukan komunikasi berupa kritik dan saran. Jangan lupa simpan kontak informasi di bawah ini dan kamu bisa cari tahu informasi lengkapnya disini:

Call Center

(+6280) 4177 8899
(+6221) 6379 8000
(+65) 6339 1922 (Singapura)
(+60) 03-7841 5333 (Malaysia)

Customer Care

Phone: (+6221) 6379 8000 ext 0
Fax : (+6221) 633 5669
Email: customercare@lionair.co.id
Web: http://www.lionair.co.id/contact-us

Selain nomor dan alamat email yang tertera di atas, Lion Air juga melayani pengaduan dan juga kontak melalui kantor cabang yang ada di seluruh Indonesia dan cabang lain yang ada di luar negeri.



Beli Tiket Pesawat Lebih Hemat di Airy Tiket Pesawat

Gimana nih guys, sudah tahu kan mau pilih tiket pesawat yang mana? Sekarang untuk mencari tiket murah ke Solo sudah gak perlu bingung lagi. Untuk mencari tiket maskapai penerbangan yang murah, kini sudah bisa pesan tiket memalui website dan applikasi mobile Airy. Buruan atur jadwal liburanmu dan cek harga tiket pesawatnya sekarang juga. Hanya di Airy kamu bisa dapatkan harga terbaik, tambahan diskon, dan pesan tiket pesawat dari Lion Air atau maskapai lainnya dengan sangat mudah. Mau liburan hemat? Yuk liburan bareng Airy!

21 komentar:

  1. wah baru tau pasar harjonagoro mba taunya pasar klewer doang hahaha..klo dri Bandung cuman 1 maskapai wings ini group lion juga kan yah ?masih bisa pake airy cus ke solo hahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba udah ada aplikasi mobile jg jadi lebih gampang. Hehe

      Hapus
  2. Lengkap sekali informasinya...thank unfonya

    BalasHapus
  3. Jadi kepingin ke jogja. Lion murah se tp syg suka agak terlambat harus lg santai

    BalasHapus
    Balasan
    1. planning aja dulu liburannya mau kemana terus tanggal yang kira2 santai gitu. hehehe

      Hapus
  4. Sumoah lengkap banget infonya Mba... Alhamdulillah udh pernah merasakan pelayanan penerbangan Lion, betul tuh aku perhatiin baju pramugarinya Indonesia banget ya, ada corak batiknya gitu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bersahabat bgt di kantong hehehe

      Hapus
  5. wah, saya blm pernah pake lion air. bisa dicoba kapan2 :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih sudah mampir! 😀😉

      Hapus
  6. Makasih infonya, Mba..kapan ya bisa nyoba :)

    BalasHapus
  7. Iya memang terjangkau banget dan tentunya lumayan mengirit biaya hehe

    BalasHapus
  8. Kalo ke Pasar Gede Solo mesti nyobain dawet telasih mba.. Terkenal banget di sana. Enaak tapi mangkoknya kecil.. :D Langganannya banyak sampai Pak Presiden juga.. :) Btw udah lama jg aku gak naik Lion nih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah makasih mba belum pernah nyoba juga nih. kayak gimana ya dawet telasih.

      Hapus
  9. Kalo Air Asia kan ada big points, kalo Lion ada juga ngga ya? Soalnya kan satu maskapai hehe

    BalasHapus
  10. Lengkap banget infonya, Mbak. Makasih, ya.

    BalasHapus
  11. Pernah lewat depan Pasar Gede Harjonagoro, tapi belum masuk ke dalam. Tahunya pasar Klewer. Lion Air kalau tidak salah masih satu perusahaan dengan Garuda ya...

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.