4 Kuliner Khas Lebaran ini Buat Kamu Gagal Diet

13.16
Akhirnya bulan ramadhan telah usai dan tak terasa kita menyambut datangnya hari yang fitri tahun ini. Selalu ucapkan rasa syukur yang tak ada habisnya kepada Allah SWT yang sudah memberikan kesempatan kepada kita semua untuk menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh dan tak lupa terus berbagi dan bersedekah kepada orang yang jauh lebih membutuhkan. Rasa bahagia pun semakin lengkap karena kita semua bisa dipertemukan kembali dengan keluarga di Kampung halaman, bertemu dengan orang tua tercinta dan sanak saudara yang sangat kita rindukan. Berbagi cerita dan melakukan banyak persiapan dengan penuh suka cita untuk menyamput lebaran bersama keluarga.

Sebelumnya, saya Darma selaku penulis dan segenap keluarga besar mengucapkan Minnal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin. Mudah-mudahan kita semua bisa menghabiskan waktu libur lebaran tahun ini dengan penuh cerita yang menyenangkan bersama dengan keluarga. Salah satu yang paling menyenangkan menurutku saat Lebaran adalah cerita kuliner khasnya yang selalu menggoda. Meskipun bisa makan ketupat kapan pun dan dimana pun, tetap saja yang paling saya rindukan adalah ketupat yang wajib hadir saat lebaran. Di Jawa barat tentunya ada beberapa kuliner khas lebaran yang mungkin berbeda dengan yang ada di daerahmu.


Opor Ayam

sumber: doyanresep.com

Olahan daging ayam yang direbus dan diberi kuah santan dan aneka rempah-rempahan ini sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia. Apalagi hari-hari besar seperti Lebaran ini, semua keluarga di rumah pasti memasak opor ayam yang dihidangkan sebagai kuah ketupat yang rasanya sangat nendang. Sebaiknya jangan makan terlalu banyak karena opor ayam ini satu porsinya mengandung kurang lebih 400 kalori. Jika makan terlalu banyak, kemungkinan berat badan kamu akan cepat naik dan harus dihindari bagi kamu yang rentan terhadap kolestrol tinggi. Selain rasanya yang enak, opor ayam ini adalah salah satu hidangan yang cepat basi karena mengandung santan. Kalau tidak diolah dengan baik, opor ayam kamu bisa terbuang percuma. Sedikit beberapa tips supaya opor ayam tidak cepat basi, yaitu: pastikan bumbu opor yang ditumis harus benar-benar matang, gunakan santan dari kelapa tua dan diperas dengan air hangat untuk mencegah perkembangan bakteri, hangatkan opor ayam dengan menggunakan api kecil tanpa diaduk, dan setelah opor dihangatkan jangan langsung ditutup.


Ketupat


Dalam Journal of ethnic foods karya Rianti mencatat bahwa Ketupat pertama kali dikenalkan oleh Sunan Kalijaga sejak abad ke 15 dan menjadi tradisi masyarakat untuk menyajikannya saat Lebaran pertama Idul Fitri. Ketupat itu ternyata memiliki filosofinya loh. Simbol ketupat sendiri melambangkan permintaan maaf dan berkah. Simbol dari beras ketupat adalah nafsu dunia dan janur sebagai pembungkus ketupat melambangkan hati nurani manusia. Berarti ketupat adalah makanan yang mampu menahan nafsu dunia dengan hati manusia. Bagi orang sunda sendiri, ketupat berarti mengingatkan kita untuk tidak mengumpat atau membicarakan keburukan orang lain. Makanan yang satu ini memang sangat wajib disajikan saat lebaran bahkan tanpa ada ketupat rasanya kurang lengkap menyatap hidangan lebaran. Ketupat biasanya disajikan dengan kuah opor ayam ataupun rendang sebagai lauknya. Makanan yang satu ini ternyata direbus dalam waktu yang lama supaya kualitas dan tekstur nya baik. Menyimpan ketupat pun tidak boleh sembarangan karena ketupat bisa cepat basi dan tidak layak lagi dikonsumsi. Gantunglah ketupat supaya tetap awet dan tetap kering. Kupaslah ketupat seperlunya sebelum makan dengan emotongnya dan melepas daging ketupat dari janurnya. Jika ketupat yang sudah dipotong tersisa, kamu bisa menyimpannya di dalam kulkas dan bisa dikukus kembali saat akan dimakan kembali. Tradisi di kampungku kalau rebus ketupat selalu dalam tungku dan katanya rasa dan aromanya lebih enak dan wangi.


Rendang


Menurut catatan Wikipedia, pada tahun 2011 Rendang menjadi salah satu makanan yang  menduduki pertama di dalam daftar World's 50 Most Delicious Foods. Makanan berasal dari Sumatera Barat ini ternyata jadi salah satu makanan terenak dan diakui di dunia. Olahan daging sapi yang dibumbui dengan aneka rempah-rempah ini dicampur dengan santan dan memakan waktu berjam-jam untuk memasaknya sehingga berwarna hitam pekat. Selain itu, makanan khas lebaran ini termasuk makanan yang bisa tahan lama hingga satu minggu. Kandungan rempah-rempah dalam rendang bersifat anti bakteri dan alami. Karena proses memasak rendang lumayan lama, keluhan ibu-ibu di rumah kalau masak rendang pasti dagingnya suka a lot dan kurang empuk. Ternyata rahasianya ada pada parutan jahe yang dilumuri pada daging sebelum diolah menjadi rendang. Supaya bumbu mudah meresap, daging rendang dipukul-pukul perlahan terlebih dahulu. Makanan yang menggugah selera ini pasti membuat nafsu makan meningkat dan gak tahan untuk nambah apalagi disajikan dengan ketupat dan opor ayam. Tapi jangan sampai kebanyakan karena makanan ini mengandung kolestrol tinggi.


Sambal Goreng Kentang Hati Ampela


Salah satu menu pelengkap yang wajib disajikan saat Lebaran adalah sambal goreng kentang dengan Ampela Hati. Di kampung saya Kuningan Jawa Barat, menu makanan ini tidak hanya disajikan saat lebaran saja namun di hari-hari besar lainnya seperti hidangan di acara resepsi pernikahan, sunatan, bahkan acara syukuran. Olahan potongan kentang yang digoreng dan dibumbui ini dicampur dengan santan dan diaduk dengan mencampurkan potongan dating hati ampela yang sudah digoreng setengah matang. Jika tak ada Rendang pun, sambal goreng hati ampela ini bisa jadi pelengkap sajian ketupat dan opor ayam saat Lebaran.

Semua hidangan lebaran ini selalu menggoda dan gak kuat untuk bertahan diet kalau udah liat menu ini. Tapi selalu ingat untuk tidak berlebihan ya, guys. Diantara keempat kuliner khas lebaran ini, mana yang paling kalian sukai? Boleh dong share sedikit apa sih yang berbeda tentang kuliner khas lebaran yang ada di Daerahmu. Jangan lupa tulis di kolom komentar ya. Selamat Hari Raya Idul Fitri~

4 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.