Memanjakan Diri dengan Aneka Kuliner Kampoeng Tempo Doeloe di La piazza Kelapa Gading

Akhirnya kembali lagi mengutak-ngatik blogku tercinta karena hampir satu bulan lebih saya libur menulis di blog karena harus menjalani pengobatan pasca operasi luka bakar di rumah sakit. Bulan agustus ini ada banyak event yang saya lewati terutama menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 74. Saya harap Tanah Airku semakin berjaya dan maju dalam hal pendidikan dan perekonomian. Banyak hal yang masih jadi pekerjaan rumah di Indonesia yang masih belum terselasaikan. Misalnya masalah sampah dan kali ciliwung yang sudah menghabiskan dana triliunan rupiah untuk membersihkannya dari sampah. Diri saya sendiri selalu geleng-geleng kepala melihat masih banyak masyarakat Indonesia yang belum peduli terhadap sampah. Rasanya masalah ini hanya bisa dikembalikan kepada diri pribadi masing-masing, hanya kesadaran masyarakatnya sendiri perlahan namun pasti untuk mulai mengelola sampah sendiri. Saya terus selalu berharap semoga Indonesia semakin lebih baik dan terbebas dari sampah.


Alhamdulillah saya kembali pulih dan gak ketinggalan untuk ikut event kuliner yang ada di Jakarta. Masih ingat dengan "Kampoeng Tempo Doeloe"? Tahun 2019 kali ini kembali hadir di Kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara, tepatnya di La Piazza. Pasti kalian udah gak sabar nih nikmatin kuliner Legendaris yang Cuma ada di festival ini. Sebenernya festival ini sudah berlangsung sejak 7 Agustus lalu sampai 9 September. Alhamdulillah di minggu akhir bulan Agustus, saya dan kakak-kakak saya masih sempet berkunjung kesini untuk berburu kuliner nusantara. Dulu itu ribet banget karena harus beli kartu elektronik yang digunakan sebagai alat pembayaran dengan sistem isi saldo dulu dan harus antri panjang untuk menikmati kuliner legendaris disini. Sekarang udah gak ribet lagi karena sepertinya penyelenggara KTD ini sudah bekerja sama dengan DANA. Dengan melakukan pembayaran dengan DANA jadi semakin mudah dan gak perlu antri lagi untuk menikmati kuliner nusantara.

ponakan saya numpang eksis

Memasuki area La Piazza berasa balik ke kampung halaman dan penuh dengan dekorasi jadoel. Setiap tenant makanan dihias dengan menggunakan gubukan daun kering layaknya saung di pesawahan. Lalu hiasan lampu yang etnik dan hiasan benda-benda jadoel dengan menggunakan kain batik disekelilingnya. Pengunjung pun semakin betah berlama-lama di festival ini karena disini ada banyak penyanyi yang menyanyikan lagu jadoel apalagi masih nuansa hari kemerdekaan. Disini pun ada taman kecil dengan air mancur lalu dikelilingi dengan taman bunga dan lampu hiasa jadi kamu wajib banget bawa kamera untuk berfoto di spot instagramable. Jangan khawatir gak bisa makan sambil duduk, di area La Piazza ini cukup luas dan ada banyak tempat duduk di sekeliling taman. So ini bener-bener nyaman banget dan pengunjung terus berdatangangan hingga malam hari. 

Lebih dari 100 tenant menjajalkan makanan disini dan 70 persennya merupakan pedagang UKM yang langsung didatangkan dari Cirebon, Bogor, Solo, Surabaya, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Menurut hasil riset tim KTD, kuliner yang disajikan disini kebanyakan kuliner yang bertahan lebih dari tiga dekade dan sangat populer di masyarakat. Tidak hanya kuliner legendaris dari luar daerah, Jakarta pun tidak kalah menghadirkan Nasi Uduk Kebon Kacang, Soto Tangkar Tanah Tinggi 1946, Ketan Susu Kemayoran, Es Teler Mulia Megaria, dan masih banyak lagi. 

Saya pun tidak ketinggalan untuk mencoba kuliner asal Madura yaitu Nasi Bebek Sinjay. Konon katanya nasi bebek ini selalu diburu dan pengunjung rela antri berjam-jam untuk makan nasi bebek ini. Alhamdulillahnya di food festival ini menghadirkan nasi bebek legendaris ini. Benar saja dugaan saya, hendak mau beli nasinya sudah habis. Untungnya, si pedagang sinjay ini menanak nasinya lagi dan kami pun sabar menunggu. Rasanya memang juara! Entah bumbu rahasia apa yang ada di dalam bebeknya, tak heran nasi bebek ini masih jadi fenomenal. Kuliner satu ini bahkan pernah disuguhkan ke Pak Jokowi. 



Selain itu, kamu harus sabar mengantri untuk beli jajanan Ikayaki dan Telor Gulung. Antriannya sungguh terlalu! Ikayaki ini salah satu jajanan dari IKA alias cumi dalam bahasa Indonesia dan YAKI yang artinya dibakar. Cumi yang dipanggang ini ukurannya jumbo-jumbo, ditambah kecap asin dan madu waduuuhhh ngiler deh. Harganya juga cukup bersahabat, mulai dari 20K sampai 30K belum lagi dapat cashback kalau pakai DANA. Etsss..ada lagi nih yang paling aku cari kalau pulang kampung, pasti nyarinya serabi. Pasti tahu donk serabi 11 saudara asal kerawang yang terkenal itu. Ternyata ada disini juga, ampun dah antriannya mesti sabar cuy... Udah pasti enak banget, kapan lagi beli serabi di tempat beginian!



Jajanan lebih murah lagi ada si Telor Gulung yang gak kalah antriannya. Jadi inget masa-masa SD dulu suka jajan telor gulung di abang-abang depan sekolahan wkwkwk. Abang yang jualan juga ampe keringetan karena harus menggulung adonan telur di atas minyak goreng panas. Setelah mulut digoyang dengan yang panas dan pedas, kita muter-muter lagi nyari yang seger-seger. Yaaaahhh ketemu lagi dengan si es podeng favorite saya nih dari Es Podeng Super Pak Kumis TE'a. Sebenarnya yang paling favorite itu es telernya Mulia Megaria, tapi udah keabisan. Es podeng dengan topping lengkap bikin seger tenggorokan, rasanya udah lama banget gak makan es podeng. Terakhir kali waktu lebaran doank pas pulang kampung. Jajanan ini memang sudah jarang ada semenjak Bumi krisis Global warming dan es di Kutub Utara mulai mencair hallaahhh..
oke pulang ke rumah gw endutt!




Mumpung masih ada, buruan rame-rame berkunjung ke Festival Kuliner Kampoeng Tempo Doeloe di La Piazza, Kelapa Gading buka setiap hari mulai jam 4 sore sampai jam 11 malam. Selain itu, kalian juga bisa nonton pertunjukan Fashion yang digelar di Mall Kelapa Gading. Kampoeng Tempo Doeloe ini merupakan food festival dan bagian dari Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF). Jangan sampai ketinggalan, guys.


4 komentar:

  1. Ini La Piazza sepertinya hanya ramai saat ada festival kuliner, ya. Tetapi, saya suka karena di sana konsisten menggelar acara seperti ini

    BalasHapus
  2. aku kalau dateng ke festival kuliner bisa kalap
    pengen semuanya dibeli

    BalasHapus
  3. Wah la piazza, udah lama bgt nggak ke sini. Dulu waktu tinggal di Jakarta sering ke sini apalagi kalau lagi ada acara2 kuliner kek gini :D

    telor gulung kesukaanque... ngiler jadinya.

    -Traveler Paruh Waktu

    BalasHapus
  4. Duh nggak bisa banget lihat street food begini, bisa-bisa saya kalap. Apalagi saya dan suami sama-sama doyan makan dan jajan. :D

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.